Sejarah Nagari

Administrator 26 Agustus 2016 15:38:09

 

Nagari Limo Kaum disebut sebagai Nagari yang berdiri lebih awal, karena jauh hari sebelum bernama Nagari Limo Kaum bertempat di Dusun Tuo yang sekarang menjadi salah satu Jorong di Nagari Limo Kaum saat ini, merupakan pusat kekuasaan Datuak Parpatiah Nan Sabatang yang menjadi pucuk pimpinan kelarasan Bodi Caniago. Ditempat ini masih dapat kita lihat saksi bisu dari sebuah ikrar kesepakatan pembagian wilayah antara Datuak Parpatiah Nan Sabatang dengan Datuak Katumangguangan yang menjadi pucuk pimpinan kelarasan Koto Piliang, yaitu sebuah batu yang berlubang di tengahnya karena ditikam dengan keris atau biasa disebut “Batu Batikam”.

Dari Dusun Tuo ini penduduk terus berkembang hingga pada akhirnya terbentuklah kelompok – kelompok yang disebut kaum sampai sebanyak lima rumpun kaum yaitu :

  1. Kaum Tigo Tapian.
  2. Kaum Balai Labuah.
  3. Kaum Kubu Rajo.
  4. Kaum Piliang, dan
  5. Kaum Koto Gadih.

Dari kesepakatan bersama kelima pimpinan kaum yang telah ada ini maka dibentuklah sebuah Nagari yang diberi nama Nagari Limo Kaum dan saat itu kepemimpinan Nagari telah mulai ada, selanjutnya pada masa penjajahan Belanda awal abad kedelapan belas Masehi dibentuklah Pemerintahan, hal ini dapat dilihat dari sejarah berdirinya Masjid Raya Limo Kaum karena pada waktu itu telah ada “Angku Palo” sebutan untuk  Wali Nagari saat itu yang ikut bersama-sama dengan masyarakat dalam melaksanakan pembangunannya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Wilayah Nagari

Aparatur Nagari

Wali Nagari Sekretaris Wali Nagari Kasi Pemerintahan Kaur Umum Kepala Urusan Keuangan Kasi  Pelayanan Kasi Kesejateraan Petugas Register Nagari Kaur Perencanaan

Info Media Sosial

Facebook

Statistik Pengunjung

Hari ini
Kemarin
Jumlah pengunjung